TANDA

Kau yang diam, tubuh penuh tanda tanya berupaya gerak dengan keentahan seperti kehilangan ilusi. Kau seperti tak memiliki ada namun menikmati sepi yang bukan kesepian. Derasnya perlawanan menguasai gerak. Berkeliaran menghasut, sejati tak selamanya didapatkan dalam bentuk. Berikutnya, apa yang bisa kau temui selain kehendak yang perlahan menyingkir karena bukan apa-apa. Sebuah genggam mungkin mampu mengguncang diammu.

Kita tak pernah kehabisan takjub yang lalu-lalang dengan latar belakang misteri. Oleh karenanya kita membutuhkan kenang dari jarak pandang waktu yang menjadikan kita saling mengeja, terbata racau kapan kesepian berakhir pekan.

Meski tak kunjung temu. Kau yang diam dengan tubuh penuh tanda tanya. Gagap mengulum bibirku yang mulai keluh mengeluh atas kesepian yang tiada henti.

Tubuh kita pun menanggalkan tanya dari sedemikian rupa tanda yang berserak.



Josephine Maria
Jakarta; 10.01.2012

~ oleh ranahaksara pada Maret 19, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: