YANG DIALPHAKAN












dari bibir
kita pernah meneguk kecup
mengembangkan kuncup rindu
fasih berucap, gigil merasuk tandu
yang kosong dan buntu
hingga lidah itu menjelma belati

pada mata
kita meminjam pandang
yang dibias alir alur pesona
di tepian senja merona
kerling cahaya haus mengeja
di pelupuk bayangan direnggut lena

saat rasa hati
kita berkisah kenangan
atas aroma sepi, sedusedan
bibir mengaduh, mata beradu
tubuh mengucap apa yang tersimpan
dari titipan yang dialphakan

dalam kelam sehitam malam, resah sempat kita desah…




_________________
Jakarta; 01-08-2011
Josephine M

~ oleh ranahaksara pada Juli 31, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: