Kesepian yang Rawan [sajak merangkak malam]
















hujan yang kesepian turun merayap di kaca jendela
mengintip dari baliktirai dengan menghayati hangat
risau meliuk mondarmandir sekitar beranda tua
mendekap aku, angin yang terlunta dikutuk musim

di sudut waktu menjadikan lembab
bayangbayang menjalar menggelepar rawan
lidahku lembut menelusup lekaklekuk hujan
mengemas gairah membuncah dinding kamar

kesepian berlumut menelusup dinding kalbu
meresapi cahaya sembari merajuk sajak
menyentil jarijari hujan yang jail merangsang
meremas angin yang merimbun gemas

dingin mengalir gairah mencair
desir bergelanyut pada kakikaki langit
gagah menggerai hujan menggenggam gigil
merajut kelamin dalam kelambu kawin

kesepian yang rawan
menjilat peraduan




————————————-
-Jakarta; 23-01-2011-
JM

~ oleh ranahaksara pada Januari 23, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: