Bibir Berlendir
















aku disirap katakata bacin bibir berlendir taurat
mengurap wajah mentah seolah dilarut maut
debus. meluncur dubur mengucur
sekian sengit keluar taik

di tikungan yang kesekian, gairah menggumpal bebatu
kenangan uzur, tinggal kasur
sederet potret pun kian kabur

angin tawar ketika kugerai aurat di tanah basah
mendekap rapat tubuhtubuh labuh siluman
yang dikerat meruntuk kutuk
sekian kelat pun, bergulat syahwat

kota tua sibuk menguapkan bau
darah gadis yang dipecah magis
mengandung makam lembah kelam

dan kudapatkan kau ular menjalar
mendesir, berlidah cabang



————————————–
-Jakarta; 18-01-2011-
JM

: culaskeculasan diri menusuk sendiri

~ oleh ranahaksara pada Januari 18, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: