Berkaca Membaca Bayang [1]
















ada yang menjalar lalu menebar
datang mengendap meresapi sepi
menelan bingkai tubuh lalu meluruh
dari pangkuan tuan

ia bergerak mengambang remang
sembunyi di sepanjang arah langkah
yang tersungkup cahaya dan aroma
beringsut di rembang petang

ia pun merambat semu dalam mimpimu
lonjak meningkahi gairah darah
mendapati diri asing. tubuh merinding
sebelum kita menggeliat bangun. tertegun

pada paras pucat terbaca isyarat
seperti sedang dijamah sejarah
gemeretak diam begitu alum
tersekap selingkup pekat

aku berkaca. membaca bayangan
melindap lembut. memecut ingatan
yang tertambat. terlambat disapa

berkaca. aku dibaca bayangan



————————————–
-Jakarta; 10-01-2011-
JM


~ oleh ranahaksara pada Januari 10, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: