Rangsang [tata kota]














di persimpangan kota selepas petang
terang cahaya langit tinggal sebersit
setelah sekian waktu melintas sengit

dari pijaran lampukota yang berderai
menyibak gemerlap tubuh menjuntai
memadati lorong menjilat syahwat

bayangan kota melamur
runut cahaya pun terkubur
di balik tirai ranjang tidur

dan kau terdampar. kita bersedekap
rapatkan tubuh. nafas tersekap
hawa kota menjadi pengap

langit pekat. malam telentang
moleknya kota selalu merangsang
menyekap birahi lenguh terpanggang

selamat tidur sayang…
malam ini kita telanjang



————————————–
-Jakarta; 06-01-2011-
JM

~ oleh ranahaksara pada Januari 6, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: