Sepi



















: saat terasing sepi

sukmaku membumbung tinggi. menyusup
mengambang, menjelma sepasang sayap
membimbingku terbang melalang senyap
meninggalkan lembah kemelut yang kuidap

semesta kian sesak terhimpit hasrat
aku terpental dirundung murung
ke dalam lembah menjerat jerit

begitulah sepi
yang mengendap dari keriuhan
menjadi kaku beranjak menuju tepian

begitulah sepi
ketika dirajam gelisah
ia bisa menjelma sebagai pembunuh



————————————–
-Jakarta; 29-12-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Desember 28, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: