di Utus Status [sajak ngacak]

takdir itu telah tergurat
sedalam lengkung palung
yang ada di tiap lekuk tekuk tubuh


Kita harus lihai menerjemahkan deretan kata lantunkan bahasa. Yang bukan hanya terucap kecap kosong di depan. Namun bermakna ganda jeda dan tanda baca di belakang.

Di tiap suatu perjumpaan kita selalu berpagut raut kecupan. Sekedar meluapkan geram desahan yang ditikam tajam belati rindu. Kesengajaan karena kebiasaan cara kita melumerkan kebekuan temu yang dipendam jarak.

Lamat laun kita harus tanggap makna persetubuhan itu. Sekedar pemulihan energi yang terkuras kandas aktifitas. Menyumpal rongga kosong jenuh keluh. Riuhkan desah tubuh sepi yang menepi. Atau membuang basi yang telah berkantung belatung.

Maka kita pun harus lihai menerjemahkan awal proses sayatan bahasa kata yang bagai pisau memaksa endapkan diri dalam jaring bahasa tubuh yang sederhana, namun karut jeratan kosakata. Kita siap berselingkuh pada waktu yang entah.


ilusiku rapuh di teras waktu, karut mengambang kabut
terlalu lama terabaikan acuh, hingga benak tumbang linglung

tubuh ilusiku berserat cahaya, kilau berpendar peneduh mata angin
setia penunggu waktu, menggulung kisah yang terpental masa

sedangkan aku terkadang lalai, kerap meningkahi rasa kejemuhan
kebirikan sesal dengan menyangkal, menguburnya dalam perselingkuhan

kuhisap nikmat sebatang rokok
racun liar merambat jinak isi kepala
coba mendekap ilusi bertubuh bayang
yang malumalu melindap menyusup asap

memandang lurus lorong kosong
merentang karut yang mengarat

kuhisap nikmat sebatang rokok
tiap lariknya adalah ruang sukma
pemicu ilusi yang laun melandas
di pacuan liku liuk kehidupan

bara kian memutungkan asa
aroma tembakau terbang meruang
mengedap jejak, ilusi mengabu sampah




——————————-
-Jakarta; 20-10-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada November 29, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: