Sepi Menepi [sajak ngacak]

Tubuh kita selalu mencari tempat sepi di antara yang paling sepi. Menggenapi serabutserabut pertanyaan silang menyilang ketidakpastian. Memburu tentang sesuatu untuk menuntaskan sebuah rindu atas kisah perjumpaan yang tak mudah terdefenisi. Berderet isyarat. Penuh kecemasan. Kadang tubuh terpelanting dalam serapah sampah harapan. Sepi yang riskan selalu dipenuhi rasa peduli atas keseharian yang dijejali penat. Kita tak pernah tahu akhir arah tujuan. Hanya bisa menduga dengan mengekalkan imaji tanpa keterbatasan ruang dan lambatnya waktu.

Dalam hening begitu mengikat lamunan. Kita dibenturkan aroma tubuh yang tibatiba melumpuhkan akal sehat. Menggagasi ide percintaan. Hasrat terpedaya dengan ketiadaan. Jauhnya jarak juga terbayangkan. Melesapkan tubuh dengan masturbasi. Bukan terperangkap nista karena tubuh yang terpental ketidakberdayaan. Melenyapkan harap. Namun kita ingin menciptakan kebahagiaan tanpa moralitas atas khayal yang indah sebelum mengenal penyesalan.


pada waktu yang kental binal
tak bercangkak kecuali detak pijak jam
yang sesekali berpola pijar mengusung sungsang suram
satu persatu melesit bagai pencuri yang mengendap lenyap
tanpa jeda, tega memenggal sebuah persinggahan

aku tak ingin diperkosa waktu
agar tak hamil geliat resah
begitu aku bersanding sajak
aku ingin segera mengintimi hari
untuk bisa mendekap waktu

getir. sempat kemana hendak kita tuntut untuk wujudkan ruang temu

ada baiknya kita intimi tubuh waktu, upaya memagut rindu agar tuntas terentas dari pengendapan hasrat yang kelak tak dikerat sesal.



———————————-
-Jakarta; 23112010-
JM

~ oleh ranahaksara pada November 24, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: