Mistik Begitu Renik [sajak ngacak]

Mengisi hidup dengan bersekutu.

Teraniaya oleh derajat. Terusik status. Ingin mengentas dari kesederhanaan yang benarbenar di bawah garis papah yang entah. Paksa hadirkan arah kebahagiaan dini secara pintas dengan surih jalan berselubung mantra magis demi sebuah kesempatan binal. Mumpung lereng terjal terjangkau niat. Suatu perjuangan tak mengenal medan. Perseteruan tak mengenal kawan dan lawan. Agar persaingan tak terasa menimpang berat, diadakanlah deretan kesepakatan hitam melenceng arah agar utuh tak meretak atau mudah oleng berpaling.

Hitam yang mistik. Gerakgerik negatif acapkali nanarkan pandangan.Segenap bualan dan kemustahilan niscaya berubah menjadi kesanggupan nyata atas upaya penyempurnaan hidup agar dapat disejajarkan, terakui keberadaannya di antara makhluk lain. Misterius keentahan kasat mata yang membutuhkan suatu proses untuk bisa terungkap. Mengelabui ketika sebuah sela telah terekam niat dikuasai secara utuh. Tak sanggup terelakkan. Membuatnya lupa jejak asal. Linglung akan sejatinya jati diri. Sejenak melipat karma dalam ketidakpedulian. Persekutuan yang menanggalkan moral. Mistik yang begitu renik.



ku poles rupa ayu sayu agar menawan
dengan bedak bertabur subur pengasih

ku larik tarik gincu merah di bibir
warna merona pemikat merekat kata

ku jepit apit melintik bulu mata
hitam menebal baal pesona yang lain

ku basuh ramu jamu kelangkang paha
agar rapat tak ingin lekas terlepas

semuanya ku dapat dari balik lereng gunung
agar arah tatapan tak berpaling miring
yang niscaya kau percaya tiap ujar lakuku

kini aku berlenggak-lenggok mendekati mu
yang kerap melalang jalang liang kelam
pemuja tubuh penabuh desah

ku tebar sebar pesona welas asih
kau pun mulai lunglai lupa arah pulang
terperangkap liar lilitan tubuh



———————————
-Jakarta; 13-11-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada November 13, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: