Seruan Kota Pahlawan
















atas tanah kelahiranku
jangan terbelah oleh asa juang
merintis darah pantang menyerah
seruan arek jiwa yang tak gentar

pada dinding malam bisu
melarung senyap kembara bukan untuk berlalu
mengecap bibir kelam hingar bingar area prostitusi
selalu menjadi ajang mesum memburu syahwat
usah menabuh tabu. mereka memacu hidup
dengan gincu menjajakan tubuh

sepanjang arus perjalanan
jejak tak berhenti menyusur panjang jembatan
menetes peluh. kering pun tak menyudahi cerita
dari pagar pembatas kayu berubah jeruji besi
tetap berwarna merah tanda berani mengalir arus kalimas
di bawah jembatan merah

tak lekang atas pertempuran
juang para pahlawan membidik pelor
tertuju sekutu yang menjajah tanah negeri
tak rela di usik kemerdekaannya
kembali di kenang monumen tugu pahlawan

sejarahnya termaktub dalam prasasti Trowulan
petarungan antara hidup dan mati
di atas tanah dan air, suro dan boyo
lambang pantang menyerah
tak ada kalah dan menang

ku semayamkan rona cita yang bertalu
hingga kapan waktu yang entah
biar raga di ombang tiada arah
berdiri umbar di tanah sembarang mengentas pijak
kisah silam yang berbukubuku tak akan bisa lapuk
setia ku menyulam rindu akankah diburai sempatkan pulang

‘selamat hari pahlawan kota Surabaya’




———————————–
-Jakarta; 10-10-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada November 9, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: