Mengenang Rahim Tubuh


Aku ingin mengenangmu
yang sebenarbenarnya bukan semu
melalui anak cahaya malam saat menjilat waktu

Aku ingin mengenangmu
seperti hari yang di awali cerita pagi
titik awal proses keberadaan rahim ada diri

Aku ingin mengenangmu
selayaknya tubuh memiliki riwayat
atas asalusul dan silsilah yang telah tersurat

Ingin sekali mengenangmu Ibu
seraya menerawang tentang ulah bocah
agar bisa sama seperti mereka bertutur kisah

Ingin sekali mengenangmu Ibu
yang memang data tubuhmu samar keruh
dari dongeng mulut yang simpang siur mengaduh

Ingin sekali mengenangmu Ibu
agar kembaraku dapat berkisah ulang
mengentasnya menjadi bekal menuju alamat pulang

Aku ingin mengenangmu Ibu
lebih dekat walau sekelebat bayangan
dan mengurainya bersama genangan airmata

Aku masih ingin mengenangmu, Ibu…



———————————-
-Jakarta; 18-10-2010-
JM


: untuk sahabat yang kehilangan sosok Ibu sejak ia di lahirkan

~ oleh ranahaksara pada Oktober 18, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: