Galau Payau

Tengah hari yang jengah. Lidah api cekat menjilat kepala. Dingin berubah panas membakar akar benak. Padahal tadi mudahnya mencabut onak sebelum menajam dalam. Kian buncah problematik urung tenang. Rasanya ingin meledakkan isi otak melumatkannya di bawah lidah api.  Luruh bersama peluh. Geram..
Siang jelas terang. Mengapa keadaan samar, arah pun gamang. Berderet tetek bengek sisi kiri belum tuntas tertuntaskan atas tanya masih mencari sebab untuk jawab. Kian entah, khusuk di tengah amuk tanya. Ketegasan telak melunak. Geblek!
Tersesat dalam terang menambah ketololan dan data kata umpat. Usah mencari letak pijak kebenaran. Kita hanya butuh ruang meletakkan galau mencari mufakat bukan benar yang bisa tuntut berbuntut culas. Hanya kita. Aku dan kau perlu mengurainya di sepertinga hari sebelum petang datang.



———————————-
Jakarta; 18-10-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Oktober 18, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: