Balik Badan


Mereka sudah seperti pedagang ikan asin di pasar, seraya tidurtiduran menunggu pembeli datang untuk adakan transaksi agar bau itu bisa terbagi rata. Ikan laku, maka absen berdagang sambil menikmati gaji buta plus fasilitas. Kembali berdagang ketika bau mulai tercium. Tampilkan peduli dan nyata kerja diri.

Dengung mereka rasanya panaspanas taik ayam. Nama dan sosoknya saja begitu asing saat berani tampil unjuk gigi di atas podium seperti pahlawan kesiangan mengatasnamakan diri sebagai wakil rakyat. Setelah turun dari podium, gigi mereka sudah tak nampak lagi.

Mereka seperti sekawanan ternak yang saling menggilas sambil mencari kambing hitam di lapangan dengan menginjak rerumputan yang menjadi santapan kambingkambing itu. Entah sebagai korban atau untuk upeti.

Dan mereka sendirilah yang menciptakan kegelapan yang sebenarbenarnya. Bukan malam bukan kematian bukan pula keadaan. Tapi, persetan dengan itu kata sumpah!!


: wassalam



———————————–
-Jakarta; 17-10-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Oktober 16, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: