Beradab

Kita telah terbiasa bersitegang saling melumat kecap noda genapi keganjilan bergumul kubangan, demi mengutuhkan tubuh hidup. Tak akan bisa lagi terkecoh atas olah tubuh isyarat setelah ujar digrogoti tikustikus berdasi. Bagi mereka mudah tertuntaskan.

Mata air airmata kering seperti gurun pasir yang jejak sejarahnya mulai sirna dihempas angin peradaban atas dalih aturan yang berlaku tapi dengan sangsi penawaran persetubuhan.

Kita akhirnya telah terbiasa.

Inilah pengendapan moral yang sebenarbenarnya saat transaksi tubuh terjadi maka segala kerumitan dan perselisihan tuntas beralaskan setan. Jadi, usah lagi ada janji atas nurani mengentaskan mengadilkan selayaklayaknya karena basi itu telah membelatungi anak cucu negeri.


———————————–
-Jakarta; 16-10-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Oktober 15, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: