Rasa apa Ia Perasa














Apa kabar rasa?

Kau serasa madu tercecap manis
kentalnya melekat di langitlangit
rasa yang terasa di ujung lidah
tak ingin terludahkan
bahkan dimuntahkan

Kau laksana cahaya sekejap melindap
menyusup ruangan tersekat pekat
mata terpejam, legang ada energi
memberi terang arah tuju
pada sejarah yang mulai redup

Kau serupa deretan tangga nada
berirama merdu kidungkan pujian
atas cercaan yang berserakan
terjumput kita rangkai
membait puisi dan sajak

Kau seperti bara menyengat jangat
sengaja di sulut kejutkan diam
padahal kau tahu
bara sanggup lahirkan api
kelak membakar wujudkan arang

Kau bagai pencuri yang mengendap silap
tak mengenal waktu kandang tandang
seenak bersinggah intip bilik kosong
rebahkan kalut saling berbagi
lalu tinggalkan carutmarut


Bagaimana rasa?
Jika bisa mencair, redam padam, lalu ku matikan agar rasa itu abadi




———————————-
-Jakarta; 08-10-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Oktober 8, 2010.

2 Tanggapan to “Rasa apa Ia Perasa”

  1. waw, kunjungi balik ya!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: