Merapal Tubuh [tubuh hidup]


















Kehidupan ini serupa tubuh
tiap lekuknya adalah alur kehidupan; dari sapaan, belaian, kecupan, hingga persetubuhan liar.

Kita
adalah pemuja tubuh
dieluk jika memuaskan
terhempas,
tak mengencang
regang melonggar

Di awal terucap sapaan
berbahasa
terekat kata
tak tahu akhirnya menahu

Tak ingin sekedar berkata
tubuh pun terjamah
yang terlintas diam
kita gerakkan
berbahasa tubuh

Tiap lekuk tubuh
mengurai jejak
sejak
setapak yang mulus
aral terkulum, puas
hingga
kening mengerut
guratan kecewa

Tubuh kita
menjadi saksi
atas alur kehidupan
sedari kecupan manis
dan
singkat meregang
di persetubuhan liar

Kehidupan ini indah dan kejam





————————————
-Jakarta; 19-09-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada September 19, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: