Menyergap Mimpi























Salam pagi.
Seperti semalam aku ucap pamit melepas penat luruhkan tubuh pada ranjang dan bersetubuh mimpi jalang malam, berharap jelmakan diri menjadi putri pecinta.
Tak inginkan satu ruh pengganggu saat pulasku, nyitnyit tikus dapur, raungan kucing lapar bahkan dengungan nyamuk seolah paham, entah di mana mereka menyergap malam.

Kini pagi kusapa merajuk…
Terpampang paras malumalu pagi berselimut mendung. Kurentangkan tubuh kecup udara pagi ada kabut tipis di beranda bagai kelambu ranjang pengantin yang tak ingin tersingkap lantaran udara dingin.

Sebelum lidah api mentari menjilat kabut tipis itu, aku ingin sekali lagi bersetubuh mimpi pagi.



:salam pagi bergelanyut awan hitam
ketika merasakan gigil pagi, tak ingin rasanya beranjak ranjang

——————————————–
-Jakarta Pagi; 13-09-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada September 13, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: