Gersang Ilalang Kering















masih susuri sisi jalanan
kusetubuhi debu dan sampah kering masa lalu
berputar meliung ikuti arah angin tak berpusar
entah di mana ujung itu, amnesia riwayat dan arah tujuan
kuciptakan diri meliar menantang jarak dan waktu berbekal gairah

masih susuri tipis sisa usia
daging kering tulang merapuh atas pijak tak berjejak
pada tanah yang mulai gersang membelah sinis keramahan, padahal
lalu tertatih menyiangi padang ilalang rebahan akhir dedaunnan kering
kini rebahan menghempas nyinyir berlalu tak mengenal arah datang dan pergi

suratan nasib beralamat buram tak mengenal nama musim



————————————
-Jakarta; 12-09-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada September 12, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: