Akankah Fitrah



















tigapuluh hari menahan segala
membalur alur khilaf lalu
duka luka tergores laku
menutup katup kisah pilu

tigapuluh hari menahan segala
sekilas melintas betapa rapuh
ikhlas memelas meminta ampun
pasrah tetirah niat kembali fitrah

sepuluh jari tersusun rapi
duduk tertunduk saling maafkan
agar di mudah lancarkan titah Ilahi
menitih rintih puasa tigapuluh hari lamanya

puncak sukacita fitrah hendak tertuju
tak sempat tangan saling berjabat
tak sempat mata saling bertatap
tak sempat bibir ucapkan kata

bebenah jiwa gugah hati
dari mulut yang kadang salah berucap
dari mata yang kadang salah menatap
dari telinga yang kadang salah mendengar
dari hati yang kadang salah menduga
dari tangan yang kadang salah berbuat
dari kaki yang kadang salah melangkah

puisi kutulis sebelum tetabuh fitrah
untuk para saudara, sahabat dan musuhku;

‘SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRIH’
1 Syawal 1431H
Minal Aidzin Wal Faidzin – Mohon Maaf Lahir dan Bathin



Salam Kasih
Josephine Maria
Jakarta; September 2010

~ oleh ranahaksara pada September 7, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: