Elegi Senja [ketika kehampaan pada yang entah itu…]
























menunggu tanpa menakar akar laku kata
membayang khayang waktu sekonyong berlalu
menelisik titik temu
coba ku tarik ulang saat temu itu
sempat merekat tak tersekat ruang dan waktu

senja

candu temu terangkai ketika mentari menyingsut
hadirkan detik-detik mendebar tebar silau meredup
kala pertama jemari memagut menyulam sapaan
enggan beranjak sebelum petang menjelang

kehampaan

begitu jala jejingga terlukis di cakrawala
penantian terjanji terpenggal pesan singkat
sebab, barangkali bukan senja kali kini
kita mengenyam kembali elegi kisah kasih

senja menghampa

</stro

————————————–
-Jakarta; 04-09-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada September 4, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: