Gigitan Keluh















lalu, teringat ucapan bibir itu yang akan datang khususkan diri
lalu, setianya mengukir renda kata puitis kau dan aku saja
lalu, mata selalu berbinar liar menatap liuk lekuk tubuh
lalu, langkah berderap lesat kilat mengarah diri ini
lalu, gegamit jemari terasa melekat meliat erat
lalu, himpitan tubuh tak ingin lepas berlalu
lalu itu untuk kesekian kalinya memang berlalu

terentang jeda desah resah keresahan
yang tibatiba meresap menghambar
mengendap, dan tak berarti lagi

katakata itu berkata sengau mengigau
hadir tak berwujud entah berantah ia
derap yang kerap, telah lelah lenglai
ukiran nama berselang seling nama lain
menatap kosong gamitan melenggang
rekatan tubuh berubah merenggang

kecut dan asam terasa
lemas ku kemas kesal
aku pun beranjak sesak

karena ku tahu kulit tubuhmu ada tanda noda gigit tubuh lain




—————————————
-Jakarta; 31-08-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Agustus 30, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: