RESAH [feat JohnJose]

PEREMPUANKU

rinduku telah menganak sungai
di lembah-lembah terjal sunyi
bawa daun-daun kering ke hilir sukma
cumbu rayu bibir samudra asa

kutabuh genderang perang di ceruk kubur
berteriak di bukit-bukit muram
esok langit akan kutantang di atas pelangi-pelangi
kabut akan kurobek di ladang-ladang
ombak pun akan ku halau di karang-karang
demi seuntai diksi kerinduan

ah, lolongan mahluk malam ini mengharu biru
burung rimba malam pun menangis pilu
menyayat hati si pengelana rindu
dan panah jiwa memeluk cemas risau

siapakah engkau wahai kecantikan
hingga ranting-ranting tak ingin jatuh
hingga katak-katak berdoa teguh
hingga serat emas tak rela disepuh
hingga tebing-tebing tak ingin runtuh
dan bidadari-bidadari turut bersorak riuh

apakah engkau perempuanku?


John Ferry Sihotang
Borneo, Maret 2010

———————————–



DESAH RESAH

tersekat samudara kau menghentak buih rindu
menyesak iba desah nafas mengharu biru
bahwa kau tak bisa menanti debur ombak mereda
bahwa kau tak kuasa menahan amuk gelorah asmara
kau rindukan lumatan bibir yang mengumbar rayuan
dengan mengulum puting memburu desahan
menghimpit dan menyatukan rasa yang tegang
menggapai puncak klimaks yang meregang erang
rasa kita tak lebih serupa lolongan anjing
lirih merintih pilu di kelam sunyi
sebagaimana pesakitan karena nafsu sendiri
bersama mencari pelampiasan memuaskan diri

aku dan kau hanya butuh tubuh, persetubuhan itu
merancau desah, berkahyal resah



Josephine Maria
Jakarta; Juli 2010

———————————

~ oleh ranahaksara pada Agustus 3, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: