Desah Resah

o o o..















tersekat samudara kau menghentak buih rindu
menyesak iba desah nafas mengharu biru
bahwa kau tak bisa menanti debur ombak mereda
bahwa kau tak kuasa menahan amuk gelorah asmara
kau rindukan lumatan bibir yang mengumbar rayuan
dengan mengulum puting memburu desahan
menghimpit dan menyatukan rasa yang tegang
menggapai puncak klimaks yang meregang erang
rasa kita tak lebih serupa lolongan anjing
lirih merintih pilu di kelam sunyi
sebagaimana pesakitan karena nafsu sendiri
bersama mencari pelampiasan memuaskan diri


aku dan kau hanya butuh tubuh, persetubuhan itu
merancau desah, berkahyal resah




___________________
-Jakarta; 29-07-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Juli 28, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: