Puisi Lugu Malu-malu


LUGU YANG MALU

kisah seru
terkenang sendu
tragis mengharu biru
tersayat perih di bekapan bahu

ingin berilmu yang berbukubuku
menghitung, menulis dan mengeja
menunjuk langit gemerlapnya citacita
bersandang seragam di waktu tertentu

berangkatnya menuju gedung
terputus di simpangan jejak pematang
wajahwajah bocah girang memburu impian
camping di kelokan terhadang biaya

meratapnya malu di bawah kibaran bendera
ratap berlalu titipan ibupertiwi
anak negeri di usia dini
anak negeri di seutas tali
anak negeri gatung diri
itu malunya anak negeri


malu tak bisa bersekolah lagi
bocah lugu menutup malu pada seutas tali


















___________________
-Jakarta; 18-07-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Juli 17, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: