Puisi Lugu Malu-malu


PESTA RAKYAT


tuan dan nyonya
menggelar pesta
barisan petinggi negeri
warisan ibu pertiwi

tuan dan nyonya
menggelar pesta
atas nama raykat
tertitah warkat

tuan
menampung suara dalam kotak
nyonya
menghitung suara seraya bersolek
tuan
duduk di sebelah gadis semalam
nyonya
sibuk hadiri arisan bergengsi


tuan dan nyonya hadir di pesta rakyat
pelayan menelan liur muntahan tuan dan nyonya
rakyat nanar, menenggak isak darah meratap seutas tali


















___________________
-Jakarta; 16-07-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Juli 16, 2010.

2 Tanggapan to “Puisi Lugu Malu-malu”

  1. 🙂 salam sastra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: