KISAH GERBONG KERETA [feat; JohnJose]


KERETA SENJA

Peluit waktu bernyanyi:

Teng teng teng teng
Kereta senjaku menyibak awan sepi
butir gerimisnya pergi
dengan ilalang
memanggil rinduku padanya

Teng teng teng
Kereta senjaku penuh warna
Sepasang muda memadu kasih
Sepasang tua ikut melirih
Balada syair bernada riang
Hibur pintupintu hati yang muram
Saudara dina mengais pinta
Memanggil jiwa, luruh dalam iba

Teng teng
Kereta senjaku menyisir malam
Merobek batas kota
Jarak dipahat waktu, tak buram
Wajah merona

Teng
Aku luruh di pelukmu


John Ferry Sihotang
Medan; Juli 2010

—————————–



PERON TUNGGU

di jeruji gerbang
jemariku mengenggam harap
ku peluk karat membayang semu
mencakar cemas rasa meluap
diam memaku merentang waktu
pola kecamuk tak ingin silap
mengeruk benak tengadah lamunan
memacu seru detak jarum jam
mengalun kidung senja

tersentak tawar pedagang asongan
ku kibas sendu
tangan mungil bocah peminta
ku genggap luruh
wajah renta kuyuh kering memelas iba
dongeng wajah putrinya serupaku
ku cium tangannya seka kerinduan

di peron tunggu
merekat lekat gerbang gelora
bait waktu penantian semarak bergulir
peluit kereta menghardik, ragam rupa menebar
gerbang menguak tabir, aku tersadar
kau telah hadir


Josephine Maria
Jakarta; Juli 2010

——————————

~ oleh ranahaksara pada Juli 16, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: