Tiba-tiba Menyelinap

Iseng

sebenarnya kau tahu atau purapura tak mau tahu ?

aku tak ingin menindih lagi bayanganmu
sebatas udara cukup ku dengar rintihan, ingin bertemu
udara kotor menyumpal jadi congek bebalkan pendengaran

Urung

jengah masturbasikan malam
tersaji tawaran lekat memikat;
untukku segelas kopi susu hangat
dan untukmu segelas kopi pekat panas

sedangkan dia menetak tatak gelas kopiku
menyelinap dingin mengembun hangat
hendak ku reguk tibatiba terlepas jatuh melenting
maaf, nama dia kembali ku jumput






silahkan..
salam penuh cinta diakhir mei
___________________
-Jakarta; 29-05-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Juli 13, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: