Balik Lewotanah



kapan mo’ balik lewotanah, anak ?

mamak rindu memeluk lekuk keras parasmu

rindu pada isi rahim yang sulung

mengapa mo’ tak mau balik lewotanah, anak ?

kulit mamak kian menghitam keriput

mata penuh bulat putih

gendang pun telah pekak kebal suara

pulang anak, ama memaafkanmu

kepalan tangan kekarnya kian melemah

jangkauannya sudah tak sehebat dulu

na’ tani di tiap malam memanggil namamu

baliklah anak, heruh lewotanah

jangan mo’ tunggu kabar angin

tinggal nama terukir di atas tanah merah





lewotanah : kampung/desa
ama : ayah/bapak
mo’ : kau/engkau/kamu
na’ tani : dia menangis
heruh lewotanah : menengok kampung/desa


___________________
-Jakarta; 01-06-2010-
JM



aku melarik syahdu katakata rindu untuk kedua orangtuaku, rindu yang teramat dalam. memang kami tak pernah menatap karna suatu sebab yang membuat otak kerasku tak sudi bertemu dan pulang. tapi hati yang terdalam selalu menyebut ada nama beliau berdua, ikhlas pun kelak bila hanya ada kabar tinggal namanya…

Salam

~ oleh ranahaksara pada Juli 12, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: