TITAH-TITAH YANG TERTATIH [feat; JohnJose]

MENGGUGAT TITAH


sehelai benang perak uban rambutku
dan uban rambutmu
adalah lukisan cakrawala
di sana mesin mesin tua
di telan dahaga jiwa
nada dadaku
ingin pulang padamu

aku berjiwa dengan semesta
saat embun bersama tanah basah
saat langit sunyi bintang memudar
saat awan tersedak isak hujan
mendendang tembang lagu jiwamu

aku kenang kembali awal jumpa kita
cetus percik api
lalu dawai dawai hati
lalu rindu rindu sepi
aku abumu saat sebatang kayu
kamu apiku saat malam berlalu

dada kita nama bersama

aku ayunkan kembali langkahku
di titah itu
di tanya itu
Tuhan datang di tidur malamku
ke bukit-bukit memantul sunyi
ke akar rumput-rumput mati

pernahkah aku dan kau jadi satu, di bibirNya?


John Ferry Sihotang
Borneo; Maret 2010

——————————–


TITAH TERTATIH

di sini aku fatamorganamu
bilurnya biru urat tubuh kita

masih kau eja namaku dan namamu
di langit dengan penghuninya
berseru ingin ada gemuruh dan deru pesawat
seolah mengejek ringkih kita berdua
selaput kabut yang akhirnya hujan airmata

langit hanya sesekali
mengibas bah tak bertepi

jangan tanya lagi pada alam
akan hati kita yang gentar di awal

angin setia menerpa pucuk cemara
menyapa dingin ranting di bukit jauh
aku daun kering, kau angin di tebing

usah harap lagi padanya
abumu telah di daun keringku


Josephine Maria
Jakarta; Juli 2010

—————————–

~ oleh ranahaksara pada Juli 6, 2010.

Satu Tanggapan to “TITAH-TITAH YANG TERTATIH [feat; JohnJose]”

  1. nice…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: