YANG HILANG ENTAH KEMANA


YANG HILANG ENTAH KEMANA


Dimana nang
Mengapa masih kau membekap mulutmu
Suara itu sunyi seperti tersumpal

Dimana nang
Sudah larut penantianpun kian surut
Sembunyi atau tertanam hiduphidup
Merontahpun, mungkin tubuh kurusmu tak bergeming

Dimana nang
Seperti yang terlihat memang aman nang
Karena kini mereka sedang asyik mengocok ariasan
Siapa yang dapat bisa berlibur keliling Eropa
Ditemani para selir cantik yang lalulalang

Bagaimana nang
Sebaiknya kini usah kau kembali lagi
Nanti tubuh kurusmu tinggal tulang
Ikan asin kegemaranmu tak sanggup terbeli lagi
Dan kucing kesayanganmu telah jadi bangkai di tanah kosong






___________________
-Jakarta;21-06-2010-
JM



hanya mengingat kembali untuk mereka yang hilang pada masa rezim OrBa.
ini aku tulis menanggapi puisi salahsatu aktifis Wiji Tukul PULANGLAH NANG. disitu ia menorehkan adanya perbedaan dan laranganlarangan yang mengakibatkan adanya kesenjangan sosial antara simiskin dan sikaya. perjuangan mereka demi menegakkan keadilan hingga saat inipun masih samar bahkan hanya dongeng bagi yang papah.
semoga lidah mereka tak putus hanya dikatakata yang terkubur dan hilang begitu saja.


Salam

puisi Wiji Thukul dapat silahkan klik di;
PULANGLAH NANG

~ oleh ranahaksara pada Juli 5, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: