Alam Menangis

TANGISAN ALAM



pekat

mendung menghitam mengglanyuti mega
memercikan api petir, sekilat henyakkan jiwa
gemuruh menggelegar singkat hantamkan kesunyian
sayup-sayup terdengar rinai anak hujan berdetik

tik..
tik..
tik..
lalu
sekelebat melebat menggenangi sisi trotoar


sepanjang jalan

pedagang kakilima gegas menyingkap tenda
warung kopi berdinding lapuk tawarkan kehangatan
kolong trotoar peneduh tudungi lalu-lalang pejalan

kering membasah
genang tergenang
dingin kian menggigil


lorong gelap sisi jalanan

pemulung kardus semburatkan gerobak inapnya
menepikan lapaknya pada lorong yang gelap
renta tuan jalanan terjaga kaku amukan alam
terbopong beralaskan koran
ungsikan diri lanjukan mimpi

tepian tergenang
hancurkan rumah kardus
rendamkan tuan tanah


__________________
-Jakarta; 19-01-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Juli 5, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: