Dua Rupa yang Terlupa

DUA RUPA TAK TERLUPA


masih bisa kau merupa dan bercerita
tentang gagah perkasa sang ayah,
mengukir bintang di pundaknya
menitik tegas arti tanggungjawab itu
yang namanya kini terwariskan olehmu.
ada juga bau peluh dekap ibumu,
senyum setianya membalut penat,
menimang sabar maknai kasih sayang
di mana keteduhan nirwana di bawah kakinya
yang seketika tersesat, kau tahu arah tujuan itu
menuju pulang bila rindu.

sedang kau merupa,
aku mangut mematuk bayang

menilik wajah keras sang ayah
dan rona kuyu lembut milik ibu.
menatap langit atap kepalaku,
coba melukis dua rupa itu.
menyibak benak biru mega
akan rupa yang samar terlupa
membujuknya hadir sekilat
sekedar mengingat
atau bersua ketika mimpi tiba.

agar aku pun memiliki kisah
seperti kau, mengenangnya kini

aku pun rindu untuk berkata pulang
melarungi riwayat yang hilang
lalu melintas ulang
di pintu, ibu menjelang.




___________________
-Jakarta; 20-05-2010-
JM

~ oleh ranahaksara pada Juli 4, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: