BERAS MISKIN IBU DARI AYAH

BERAS MISKIN IBU DARI AYAH




bila makan, harus habis jangan sisakan sebutir nasi di piring
akan mengurangi rejekimu nanti’

apa mungkin rejeki datang dan terhitung dari butiran beras
sedangkan rejeki mereka didapatnya dari pungutan liar

‘kumpulkan nasi ke tengah piring jangan tercecer
gak pantes untuk anak gadis, jauh jodoh’

amitamit doamu, bu..

‘lihat bila tak kau habiskan, ia menangis dan menjauh
karena kau tak sudi melahapnya’

sepiring nasi hangat di depan mata
jumput sebutir ku cari dimana bolamatanya

‘kau lihat ayahmu mengarungi laut demi sekarung beras
bukan menunggu jatah raskin dari pemerintah’

sepertinya kita miskin sekali dan beras pun menunggu jatah
atau beras itu milik pemerintah dipilahnya dan sisanya dibagikan

‘ayahmu bukan seorang abdi negara, nama dan tanggungjawabnya
cukup pada keluarganya saja, toh kelak pensiunpun tak dapat’

nama ayah hanya tertera di ktpnya saja. pada anakanaknya pun
tidak dicantumkan. bagaimana mungkin negara mengenalnya

‘kau lihat itu, bagaimana mereka mengantri jatah raskin,
seraya membujuk cacing perutnya agar bersabar menjerit
sebegitu rupanya si miskin di pertontonkan’

ah, perut udah melilit lapar
mau makan ngrayu cacing dulu
lalu kapan makannya
beras belum menjadi nasi

‘jangan bersuara bila sedang mengunyah makanan
apalagi bila mulut penuh, gak sopan’

‘juga pantang jika sedang makan, muka kau buat
cemberut, itu tidak mensyukuri’

‘dan ibu..
kapan berhenti memberi nasehat aturan dan contoh ?
karena aku tak bisa menikmati nasi penyet sambeltrasimu’

















kenangan bersama ibu bila tiba makan bersama
selalu itu itu dan itu katakata mutiara beliau
seperti isi doa sebelum dan sesudah makan
bagi telinga anakanaknya

bertepatan kini 24 Juni harilahir beliau
selamat hari ulangtahun mama..’
semoga sehat dan diberi umurpanjang
amin. GBU
[love n miss u mama]


___________________
-Jakarta; 24-06-2010-
Joes

~ oleh ranahaksara pada Juli 4, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: