CINTA SEBATAS RANJANG [sepetak kamar hitam #7]



Kisah ini hanya dan berjalan sebatas ranjang.

Menanti belaian berjuta kecupan manja sayang. Dewi amor ketika memanah ke jantung bukan ke hati. Karena hanya cukup sebatas ingin berkasih asmara tapi bukan sebagai layaknya sepasang kekasih hati.

Hanya sebatas diatas ranjang, sama-sama telanjang dan bertelanjang diri. Tanggalkan moral telentangkan etika. Tanpa ada malu dan memalukan.
Saling memuaskan dan terpuaskan, benamkan akan ingkar dan khianat atas selingkuh kala birahi memuncak.
Rasa tak ingin melepas dan berakhir, hanya sebatas nafsu birahi.

Dan bila hasrat telah terlampiaskan maka diam menjadi isyarat untuk menjaga nama baik masing-masing. Masih terpikir akan nama baik? Rasa hati telah mati. Terbenam bersama cairan diatas ranjang yang bisu.
Penjajak cinta pemuas dan penikmat malam yang berakhir lenguhan kepuasan.



____________________
-Jakarta; 07-06-2010-
JM


Selesai
puas sudah
Begitu ingin hasrat memuncak ubun
aling-aling merindu sudah menimbun
gegas bertandang ingin bersanding
liarkan tubuh berdebum mengerang
Ketika puncak ubunmu tergapai klimaks
dayamu buas cengkrammu meremas
liang menghangat, pori-porimu memanas
terbuang sudah… mengeluh puas
Cukup kisah terjalin hanya pada waktu
dimana ada rindu inginkan senggama
terlampiaskan hanya diatas ranjang
karna nama tak bisa disetubuhkan



masing-masing rasa yang telah mati dan kisah bercinta yang hanya cukup sebatas ranjang. salin memuaskan dan terpuaskan dalam waktu yang singkat. kisah ini sering dan tak tabu untuk dibicarakan dan biasanya karena kebutuhan masing-masing jiwa. antara duniawi-materi dan biologis. tak ada kata munafik bila birahi telah meraja..


Salam

~ oleh ranahaksara pada Juni 13, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: