Lalu yang Melalu

bagaimana hati akan mengikhlas ?

bila bayangankelam silam, diam memantungi raga
bila mata nanartersamar akan terang & warna hidup
bila rasahati membeku takbergeming akan kehangatan
bila diri masih tetap meragu
akan ada hari esok
akan ada kehidupan baru
akan ada hati yg menanti
akan ada pelangi setelah hujan
akan keajaiban dalam doa atas namaNYA

hati terkhianati
jiwaraga merapuh
rasadiri bagai terpatah arang
pilu nelangsa, terkoyak hargadiri
tercoreng hitam nama putih atas lakumu
bagai debu jalanan kuterhempas tiada berpulang
butamata, bisuberkata, tulisuara, sembunyikan ragaku
berselimut meratap diri pada gelapgulita ruangsemesta

itu lalu
______

dan kini
harapku tiada henti bagai seorang musyafir
mengembara pada rimba yang tak bertuan
menelusuri dalam jejeaklangkah tiada bertepi
merintih penat meneteskan isak, terusap tanganku
mengais takkenal waktu, berpeluh tiada terbasuhhanya pasrah kedalam tangan-NYA
agar tetap menegar, menguatkan kerapuhanku
tetap meyakin, ada setitikcahaya dalam kegelapan

kini
merangkak tertatih
bangkit ku
berjalan
hingga berlari !

kini & kelak
hanya satu ujudku pada-NYA
agar tak buru-buru Engkau menjemputku
sebelumku lihat kemilausinar Bongkah Permataku
sebelumku genggam Permata itu

___________________________

biarlah menjadi cerita usang
terlipat rapi di suduthati
demi kehidupanku kini & kelak
amien

thanks GOD… Kau beri warna dalam kehidupan ku
-Josephine Maria-
20 november 2009

~ oleh ranahaksara pada Juni 12, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: