Jiwa Syahdu Malam

Jangan penggal dulu malam dari pagi
belum puas rasa asa memuncak
cumbui rembulan
candui kasmaran
cabuli remangan
cecapi gemilang

Jangan pula pasung gemintang akan cekaman
jika romansa gulita mendebar-debarkan
gita cinta bertaut geliat mengerat

Malam menantang
keheningan syahdu haru sendu membiru
tetali tirai ujung pembaringanku pun,
tak ingin meceraikan cekraman cakram gigilan
akan penikmat debuman gelora bara
yang masih beradu padu desahkan nafas
cumbu
merayu
napsu
meragu
malumalu
pada cadas penuh luka
menistakan jiwajiwa suci
yang penuh daki membasi

Pada malam
tergenggamnya rembulan bintang
egonya cahaya meredup hitamkan gamang
sajikan lolong lengkingan yang garang

Malam oh.. malam
biuskan hingga terjaga akan penantian
mengeja mantra-mantra membait
keindahan
keheningan
perenungan dalam
kesyahduan




____________________
-Jakarta; 02-02-2010-
JM



sejenak ku..terdampar pada malam tak bertuan, menguruk jurang dasar rimba yang tak bersuci..

~ oleh ranahaksara pada Juni 12, 2010.

Satu Tanggapan to “Jiwa Syahdu Malam”

  1. jiwa-jiwa syahdu yang kosong…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: