Bayi Terlelap Buai Desahan

Prosa Liris

















BAYI ITU TERLELAP DALAM BUAI DESAHAN



bayi itu terlelap dalam bebat kain yang bergantung di sisisisi ranjang
berayunkan kipas yang memantul dari dinding bilik kamar ibunya, yang
sesekali terbangun merengek basah popok atau haus rindukan puting
sedangkan puting itu di depan teras, duduk manis memangku kaki
menantikan pelanggan malam pemburu syawat

ranjang berderik menampung tumpangtindih tubuh berdebum
memburu nafas mengerang desah mengejar peluh melenguh lesu
masih, bayi itu masih terlelap meringkuk dibebat kain berayunayun
dibuai kipas dan ditimang desahan

hingga derik ranjang terhenti desahan melelah, berakhir
terdengar lagi rengekan bayi rindukan puting…



___________________
-Jakarta; 03-06-2010-
JM



wanita malam penjajak tubuh demi susu anaknya esok.. terpaksa dilakukan karna tanggung jawab demi hidup bersama sang buah hati.. inilah hidup bukan untuk disesali atau ditangisi tapi harus dijalankan. hanya pada sangIlahi lah ia pasrahkan segala apa yang ia perbuatan. cukup ia dan sang Ilahi.

Salam

~ oleh ranahaksara pada Juni 12, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: