Bait-bait Penantian

ketika ada keluh eja bibirnya
lalu kau sulam lekatmelekat dihati
untuk bertandang malam ini
memburai rindu
diammu memaku didaun pintu
detak jarum jam memacu seru
keruk benakmu tengadah
membayang wajah kekasih
sajaksajak bergulir merentang waktu
berpalungkan baitbait penantian

sajakmu kian merayap lirih, tersadar
waktu telah pagi


















___________________
-Jakarta; 03-06-2010-
JM



penantian akan sebuah janji kekasih menguji pula kesetian cinta. menanti dan menanti tiada jenuh seraya melodikan baitbait syahdu hingga tak terasa waktu pun berlalu dan kekasih tak kunjung datang..

malam masih setia dengan janji janji misterinya..

Salam

~ oleh ranahaksara pada Juni 12, 2010.

4 Tanggapan to “Bait-bait Penantian”

  1. penantian yang sangat menyakitkan…
    tp entah kenapa kita sanggup menanti seorang yang kita sayangi untuk menerima kita sebagai kekasih…???

  2. puisi yang indah
    izin copas ya gan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: